di Posting Tanggal 09-September-2020 | dibaca : (11) kali | suka : (0)
 

TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Syahrul M Pasaribu, SH menghadiri pembentukan/pelatihan Kader Konservasi Alam (KKA) di Desa Suka Maju, Kecamatan Marancar, Rabu (9/9).


            Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH dalam sambutannya menyampaikan, pembentukan/pelatihan kader konservasi alam (KKA) ini merupakan unsur penting dalam pembinaan cinta alam sebab kalian nantinya akan menjadi pelopor dan penggerak dalam upaya konservasi sumber daya alam (SDA) hayati dan ekosistem yang ada didalamnya. Apalagi Tapsel merupakan daerah yang memiliki kawasan konservasi yang cukup luas dan memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dan tidak ternilai harganya. "Karena sesungguhnya hutan dan kekayaan yang ada didalamnya bukan dari warisan nenek moyang kita tetapi merupakan pinjaman dari anak cucu kita, kalau warisan seolah-olah sesuka kita menggunakannya akan tetapi kalau pinjaman dari anak cucu kita wajib hukumnya untuk dilestarikan," ujar Syahrul. Perlu diketahui, bahwasanya di Marancar ini ada kearifan lokal (local wisdom) Hatabosi yang merupakan kumpulan masyarakat adat yang ada di Desa dan Dusun Haunatas, Tanjung Rompa, Bonan Dolok, dan Siranap, Kecamatan Marancar yang sejak nenek moyang mereka dulu tahun 1901 menyadari "aek do asal mula ni hangoluon" atau "air sebagai sumber kehidupan dan air menjamin kelestarian hutan". Diikat dengan perjanjian adat sejak ratusan tahun hingga sekarang, kearifan lokal Hatabosi berhasil menjaga, melindungi dan melestarikan sekitar 3 ribu hektar hutan yang ada di kawasan Cagar Alam Sibual-buali dan beririsan dengan ekosistem Batang Toru yang banyak menyimpan berbagai flora dan fauna langka, sehingga menjadi sumber bagi kehidupan masyarakat Hatabosi.

            Sedangkan secara spesifik wilayah Hatabosi berada di kawasan areal penggunaan lahan (APL), namun tentang pemotongan pohon tetap diatur secara ketat, karena ada Peraturan Desa yang telah diterapkan dari waktu ke waktu, terang Syahrul. Sehingga kearifan lokal Hatabosi menjadi sumber inspirasi tidak hanya di kecamatan itu akan tetapi menjadi role model bagi 14 kecamatan lainnya se Kabupaten Tapanuli Selatan, dan wilayah hinterline seperti Kabupaten Madina, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Oleh karena itu, saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan pembentukan/pelatihan kader konservasi alam (KKA) karena ini sebagai unsur penting dalam menjaga dan melestarikan hutan, tegasnya. Sebelumnya Kepala BKSDA Provinsi Sumatera Utara Hotmauli Sianturi mengatakan, para kader konservasi sebagian besar merupakan pemuda yang berasal dari kelompok masyarakat, pecinta alam dan komunitas yang bergerak di bidang konservasi. Para kader konservasi tersebut kata dia, diharapkan menjadi ujung tombak dalam pelestarian kawasan konservasi yang berada di bawah pengelolaan BKSDA Provinsi Sumatera Utara, harapnya.

            "Para kader ini nantinya dapat menyebarluaskan informasi dan pengetahuan terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan, termasuk mengedukasi masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan. Selain dilatih tentang pengendalian kebakaran hutan, mereka juga dilatih tentang pemetaan, survival atau bertahan hidup, penjelajahan dan pengenalan vegetasi ekosistem tertentu," terang Hotmauli. Adapun peserta pelatihan KKA sebanyak 130 orang yang berasal dari Kecamatan Marancar, Batangtoru dan Sipirok, jelas Hotmauli. Turut hadir, Anggota DPRD Sumut Samsul Qamar, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Padangsidimpuan Gunawan Alza, Kepala KPH Wilayah X Padangsidimpuan Zulkarnain Hasibuan, Kadis PMPTSP Sofyan Adil Siregar, Kadis Perpustakaan Ongku Muda Atas, Kadis Lingkungan Hidup Sahril Siregar, Camat Sipirok Sardin Hasibuan, Camat Marancar Supri Siregar, Camat Batangtoru M Yamin Batubara, Danramil dan para peserta pelatihan KKA. (Humas dan Protokol Tapsel)

        
 suka : (0)  |    dibaca : (11) kali
 
06-December-2016
KESEHATAN
06-December-2016
PERTANIAN
06-December-2016
PARIWISATA
05-December-2016
PENDUDUK
05-December-2016
KETENAGAKERJAAN
BPKPAD Kab. Tapsel
DPMPTSP Kab. Tapsel
BAPPEDA Kab. Tapsel
LAPOR!
LPSE Tapsel
Provinsi Sumatera Utara
siMAYA
PPID TAPANULI SELATAN
  • OS Anda : Unknown
  • Browser Anda : Unknown v.?
  • Pengunjung Hari kemaren : 97 pengunjung
  • Pengunjung Hari ini : 19 pengunjung
  • Pengunjung Sampai Hari ini : 238,466 pengunjung
  •