di Posting Tanggal 07-November-2019 | dibaca : (192) kali | suka : (0)
 

TAPSEL - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Syahrul M Pasaribu, SH menghadiri Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2019 di Torsibohi Nauli Hotel Sipirok, Kamis (7/11/2019).


            Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, SH dalam sambutannya mengatakan, acara kesatuan gerak PKK-KKBPK-Kesehatan merupakan agenda rutin yang sudah terprogram sebagai wadah menyikapi dan menampung berbagai perubahan, serta tingkat kebutuhan yang terus berkembang dalam gerakan PKK. “Karena itulah peran peserta PKK dalam mensukseskan kegiatan program kependudukan maupun keluarga berencana dipastikan sangat berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan pencapaian program KKBPK dan Kesehatan untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas sebagaimana yang kita kenal dengan 10 program PKK", terang Syahrul. Sesungguhnya kegiatan ini telah dilakukan secara nyata dan secara bertahap karena sebagian besar telah menunjukkan hasilnya dan juga telah mendapatkan pengakuan yang luas sebagai upaya bersama untuk meningkatan kepedulian peran serta masyarakat sebagaimana telah diatur dalam UU No. 10 tahun 1992 dan UU No. 23 tahun 1992. Lanjut Syahrul, untuk menyegarkan ingatan kita yang kurun waktu 5 sampai 8 tahun kedepan Indonesia sebagai bagian dari negara di dunia akan mengalami yang disebut dengan bonus demografi. Adapun bonus demografi yaitu dimana suatu negara memiliki penduduk yang di dominasi usia produktif (15-64 tahun) atas jumlah penduduk tidak produktif yang bisa dilihat dari angka rasio ketergantungan yang rendah.

            Oleh karena itu, program ini merupakan kelanjutannya dari bonus demografi yang sekian tahun kedepan diprediksi Indonesia menjadi negara kelima terkuat di dunia tetapi itu bisa menjadi sebuah kenyataan manakala bonus demografi itu melahirkan atau mampu menciptakan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni. Mungkin penduduk Indonesia tidak bisa dibayangkan manakala pada zaman orde baru dibawah kepemimpinan Suharto tidak mencanangkan program ini mungkin pada hari ini penduduk Indonesia sudah berada dikisaran 293 juta jiwa, terang Syahrul. Sebelumnya Kadis PP dan KB Ahmad Ibrahim Lubis dalam laporannya menjelaskan, adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan UU No. 52 tahun 2009, UU No. 36 tahun 2009, UU No. 23 tahun 2014 dan Surat Keputusan Bupati Tapsel No. 521/070/KPTS/I/2019 tentang penetapan lokasi penanggungjawab desa binaan/percontohan Kab. Tapsel.

            Sedangkan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk lebih meningkatkan peran dan fungsi serta memberdayakan TP PKK Kecamatan dan Desa se-Kab. Tapsel sebagai mitra kerja pemerintah dan organisasi masyarakat lainnya yang berfungsi sebagai fasilitator, perencanaan, pelaksanaan dan penggerak pembangunan pada setiap tingkatan. Acara yang bertema ‘Kita Gerakkan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat menuju Indonesia Sejahtera’ ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Tapsel dan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Ny. Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu, Kadis Kesehatan dr. Sri Khairunnisa, Kadis PP dan PA Tiorisma Damayanti, Ka. Bappeda Abadi Siregar, Direktur UPT. RSUD Kab. Tapsel drg. Firdaus Batubara, Ketua GOW, BKMT, LPPLU, IBI, Camat Se-Kab. Tapsel, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tapanuli Selatan. (Humas dan Protokol Tapsel)

        
 suka : (0)  |    dibaca : (192) kali
 
06-December-2016
KESEHATAN
06-December-2016
PERTANIAN
06-December-2016
PARIWISATA
05-December-2016
PENDUDUK
05-December-2016
KETENAGAKERJAAN
BPKPAD Kab. Tapsel
DPMPTSP Kab. Tapsel
BAPPEDA Kab. Tapsel
LAPOR!
LPSE Tapsel
Provinsi Sumatera Utara
siMAYA
PPID TAPANULI SELATAN
  • OS Anda : Unknown
  • Browser Anda : Unknown v.?
  • Pengunjung Hari kemaren : 35 pengunjung
  • Pengunjung Hari ini : 18 pengunjung
  • Pengunjung Sampai Hari ini : 239,660 pengunjung
  •