di Posting Tanggal 26-March-2019 | dibaca : (34) kali | suka : (0)
 

TAPSEL - Melalui Programa ini wujudkan prinsip efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas dalam menyusun program-program pertanian. Hal itu disampaikannya pada saat menghadiri rapat koordinasi Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian tahun 2020, Selasa sore (26/3/2019) di Aula Sarasi 2 Kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok.


            Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu dalam sambutannya mengatakan, bahwasanya Tapsel telah berhasil mendapatkan opini terbaik WTP non paragraf selama empat tahun berturut-turut dan WTP itupun masih ada klasifikasi. Jadi karena empat tahun berturut-turut maka Tapsel sekarang dari 34 entitas dan entitas itu merupakan objek BPK RI dari 34 itu terdiri dari 33 Kabupaten/Kota dan 1 Pemerintah Provsu. Kabupaten Tapsel menjadi contoh oleh BPK RI untuk dapat lebih meningkat lagi dari opini non paragraf dalam mengaudit perjalanan spesifik anggaran 2018 sedangkan LKPD Tapsel telah kami serahkan pada tanggal 21 Maret 2019 yang lalu. Adapun dalam penyusunan programa penyuluhan diharapkan dapat memberikan arah dan pedoman serta sebagai alat pengendali pelaksanaan penyelenggaraan penyuluhan, serta dalam penyusunan programa penyuluhan di Kabupaten Tapsel harus tetap memperhatikan program penyuluh tingkat desa dan kecamatan sesuai dengan kebutuhan pelaku utama. Bupati juga mengajak kepada semua pihak agar pelaksanaan program penyuluhan serta program-program strategis lainnya pada tahun 2020 harus benar-benar dilaksanakan dengan konsisten dan bertanggung jawab yang selalu mengedepankan prinsip good governance dengan mengutamakan efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas.

            Selain itu, Bupati mengingatkan agar penyusunan program tetap memperhatikan program nasional terutama percepatan, pengawalan pembangunan pertanian dalam pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan berbasis potensi wilayah dan Upaya Khusus (Upaya Khusus) penigkatan produksi komuditas strategis serta program nasional lainnya sesuai kebutuhan Daerah. Sesungguhnya pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Jokowi-JK melalui visinya yang tertuang dalam Nawacita, menaruh komitmen besar dan perhatian serius pada sektor pertanian, yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik terutama sektor pertanian, dan dititik beratkan pada upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Kebijakan tersebut kemudian diimplementasikan oleh Kementerian Pertanian melalui berbagai program terobosan kebijakan pembangunan pertanian melalui optimalisasi lahan dan penambahan luas tanam, perbaikan infrastruktur dan penyediaan bantuan sarana usaha tani, serta penataan sumber daya manusia (SDM). Sebagai Upaya Khusus (Upsus) untuk peningkatan produksi dengan tiga komoditi pangan utama yang dijadikan target awal yaitu padi, jagung dan kedelai (Pajale). Sebelumnya Kadis Pertanian Bismark Martua dalam laporannya menjelaskan, bahwasanya semenjak kepemimpinan Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu Kabupaten Tapsel telah berubah secara signifikan baik dari perencanaan, penataan keuangan hingga kepada out come dari pembangunan itu sendiri dengan perubahan tersebut, alhamdulilah Kabupaten Tapsel telah mendapatkan WTP empat kali secara berturut-turut.

            Lanjut Bismark, sesungguhnya kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas pertanian berbentuk koordinasi dan penyusunan programa penyuluhan pertanian tahun 2020. Penyuluh pertanian yang hadir sebanyak 180 orang yang terdiri dari pimpinan kecamatan 15 orang, PNS 46 orang, CPNS 53 orang, P3K yang akan diusulkan 52 orang dan tenaga kerja pembantu THL Provinsi 14 orang. Bahwasanya penyuluh ini juga kita harapkan mampu memfokuskan kegiatan-kegiatan dilapangan untuk mengejar target-target produksi yang sudah dipaparkan secara nasional baik itu program padi, jagung dan kedelai (Pajale) dan kegiatan ini juga tidak terlepas dari program-program nawacita yang ada dipusat maupun yang ada pada visi dan misi Bupati Tapsel untuk menjadikan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera. Tampak hadir, Kadis Tenaga Kerja Amros Karangmatua, tokoh masyarakat Sumut Syamsul Qamar, Sekretaris Pertanian Derianto, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar dan para BPP se-Kab. Tapsel. (Humas dan Protokol Tapsel)

        
 suka : (0)  |    dibaca : (34) kali
 
06-December-2016
KESEHATAN
06-December-2016
PERTANIAN
06-December-2016
PARIWISATA
05-December-2016
PENDUDUK
05-December-2016
KETENAGAKERJAAN
BPKPAD Kab. Tapsel
DPMPTSP Kab. Tapsel
BAPPEDA Kab. Tapsel
LAPOR!
LPSE Tapsel
Provinsi Sumatera Utara
siMAYA
PPID TAPANULI SELATAN
  • OS Anda : Unknown
  • Browser Anda : Unknown v.?
  • Pengunjung Hari kemaren : 31 pengunjung
  • Pengunjung Hari ini : 22 pengunjung
  • Pengunjung Sampai Hari ini : 212,650 pengunjung
  •