• Beranda
  • Terbaru
  • Bupati Tapsel : Dalam Pengelolaan APBD 2021 Perlu Kehati-hatian

TAPSEL - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapsel Tahun Anggaran (TA) 2021 masih terus menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Maka pengelolaan APBD 2021 diperlukan kehati-hatian. Hal itu di sampaikan Bupati, pada rapat paripurna DPRD Tapsel dalam rangka Penyampaian Rekomendasi Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2020, di ruang rapat paripurna DPRD Tapsel, Senin (29/3).



Bupati Tapsel : Dalam Pengelolaan APBD 2021 Perlu Kehati-hatian.

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, S.Pt, MM mengatakan, sebagai gambaran bahwa pendapatan pada APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 1,284 trilyun jika dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp 1,511 trilyun terjadi penurunan 227 milyard. Menyikapi keadaan tersebut upaya terus dilakukan dalam melaksanakan berbagai program dan menunda sebahagian program kegiatan OPD," katanya. Bupati juga mengatakan, bahwa pemerintah daerah sudah berupaya mempercepat pelaksanaan APBD tahun 2021. Sesuai surat edaran Mendagri No. 903/145/SJ tanggal 12 Januari 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan APBD Tahun 2021 dan kemudahan investasi di daerah. Agar terbukanya lapangan pekerjaan serta sekaligus untuk mendorong perputaran uang di tengah masyarakat semakin meningkat dan pada akhirnya dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan juga pergerakan ekonomi.

Lanjut Bupati, bahwa hasil pencapaian kinerja/program kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2020, yang tertuang di LKPJ merupakan realisasi dari seluruh aktivitas jajaran pemerintahan Tapsel. "Kami juga sadar bahwa belum semua harapan masyarakat dapat di layani dan di penuhi, karena keterbatasan keuangan daerah. Apalagi dalam keadaan bangsa di tengah pandemi ini, berdampak pada penurunan perekonomian. Sisi lain tuntutan dan harapan masyarakat terhadap peningkatan infrastruktur semakin meningkat," ungkapnya.

Adapun langkah-langkah yang sudah di ambil seperti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 yang saat ini sedang akhir audit dari BPK-RI, semoga menghasilkan opini terbaik Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang yang didampingi Wakil Ketua Borkat dan dihadiri anggota DPRD, Wabup Tapsel Rasyid Assaf Dongoran, Sekda Parulian Nasution, Sekretaris Dewan Darwin Dalimunthe, Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, Kabag dan Camat se-Tapsel. (Humas dan Protokol Tapsel)