• Beranda
  • Populer
  • Pemkab Tapsel Terima Penghargaan Plakat Pena Emas dan Piagam Dari Kemenkeu RI

TAPSEL - Pemerintah Republik Indonesia memberikan Penghargaan dalam bentuk Plakat Pena Emas beserta piagam yang ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dalam pengelolaan keuangannya secara baik dan akuntabel.



Pemkab Tapsel Terima Penghargaan Plakat Pena Emas dan Piagam Dari Kemenkeu RI.

Dimana, BPK-RI menilai Pemkab Tapsel dalam menyusun, menyajikan dan melaksanakan APBD melalui LKPD Tahun 2015 sampai dengan 2019 mendapat capaian terbaik Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) lima kali berturut-turut. Penghargaan tersebut diserahkan Kepala KPPN Refelnaria Azwar bersama Elias K.Sinaga kepada Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu didampingi Sekda Parulian Nasution, Ass.II Moh.Said dan Kaban PKP&AD M.Frananda, di eks. Kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga No. 74 Padangsidimpuan, Kamis (5/11). Selain mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah RI dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M. Pasaribu berharap prestasi pengelolaan keuangan seperti ini dapat dipertahankan dan dilanjutkan oleh Pemimpin ditahun-tahun mendatang. Ia menjelaskan, Pemkab Tapsel sudah enam kali berturut-turut mendapatkan Opini WTP atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP LKPD) sejak Tahun Anggaran 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. "Kita juga berharap Tahun Anggaran 2021 atas LHP-LKPD Tahun 2020 meski ditengah suasana pandemi COVID-19 Pemkab Tapanuli Selatan bisa kembali mendapat nilai Opini WTP dari BPK RI," harapnya.

Disinggung, apa resep bisa mendapatkan Opini WTP enam kali berturut-turut, Bupati secara tulus menjawab dengan hasil kerja keras dan tidak lepas dari sinergitas semua pemangku kepentingan dalam penggunaan uang negara. "Ada dua kunci utama yang penting dapat meraih Opini WTP yakni terkait akuntabilitas yang maknanya dalam penggunaan anggaran Pemkab Tapanuli Selatan, pertama taat azas dan taat aturan dan kedua tepat waktu dan tepat sasaran," jelas Syahrul.

Disamping itu, nilai Opini WTP sebagai pengakuan terhadap Akuntabilitas Anggaran juga adalah pintu masuk untuk turut berkompetisi merebut hadiah dari Pemerintah Pusat melalui Program Dana Insentif Daerah (DID/Dana Rakca) diantara 548 Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Indonesia. "Alhamdulillah selama lima tahun dari hadiah WTP, Kabupaten Tapsel sudah mendapat hadiah sebesar Rp.138.834.753.000 (seratus tiga puluh delapan milyard lebih) dan menjadi Pendapatan Daerah yang di masukkan pada APBD yang turut membiayai akselerasi/percepatan pembangunan berbagai bidang di seluruh Kecamatan di Tapsel," pungkasnya.