Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu Resmi Buka Manasik Haji Akbar 2026, 130 Jemaah Diharapkan Raih Haji Mabrur
Berita Umum

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu Resmi Buka Manasik Haji Akbar 2026, 130 Jemaah Diharapkan Raih Haji Mabrur

Editor Berita 14 April 2026 61 views
Ringkasan

Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Akbar Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Syahrun Nur Sipirok, Selasa (14/04/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Keikhlasan, Kesabaran dan Kebersamaan adalah Kunci Sukses Haji yang Mabrur” dan diikuti seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Tapanuli Selatan.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu Resmi Buka Manasik Haji Akbar 2026, 130 Jemaah Diharapkan Raih Haji Mabrur

SIPIROK – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Akbar Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Syahrun Nur Sipirok, Selasa (14/04/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Keikhlasan, Kesabaran dan Kebersamaan adalah Kunci Sukses Haji yang Mabrur” dan diikuti seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dalam arahan dan bimbingannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena sebanyak 130 jemaah haji Tapanuli Selatan mendapat kesempatan menjadi tamu Allah SWT pada musim haji tahun ini.

“Kita patut bersyukur, terutama kepada 130 jemaah yang beruntung menjadi tamu Allah. Ibadah haji membutuhkan fisik yang prima, maka saya mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan sehingga seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat berjalan lancar,” ujar Gus Irawan.

Ia berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah secara sempurna sehingga memperoleh predikat haji mabrur dan mabrurah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memohon doa para calon jemaah agar Kabupaten Tapanuli Selatan dijauhkan dari bencana. Menurutnya, pemerintah daerah terus bekerja maksimal dalam penanganan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Alhamdulillah, penanganan bencana di Tapanuli Selatan termasuk yang tercepat bersama 48 kabupaten/kota di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Pengungsi telah ditempatkan di hunian sementara sehingga masyarakat tidak lagi tinggal di tenda pengungsian menjelang Ramadan dan Idulfitri yang lalu,” jelasnya.

Bupati juga menekankan kuatnya nilai budaya Dalihan Natolu di tengah masyarakat Tapanuli Selatan, yang terbukti melalui semangat gotong royong saat terjadi bencana, termasuk pendirian dapur umum oleh masyarakat sebelum pemerintah dapat menjangkau lokasi terdampak.

Ia mengingatkan para jemaah agar mengikhlaskan keluarga dan harta benda yang ditinggalkan selama menunaikan ibadah haji.
“Ikhlaskan apa yang ditinggalkan. InsyaAllah Allah SWT akan menjaga keluarga dan harta kita selama berada di Tanah Suci,” pesannya.

Bupati turut menitipkan para jemaah kepada Kementerian Haji dan Umrah serta para pembimbing ibadah agar dapat membimbing jemaah Tapanuli Selatan menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dan umrah dengan baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tapanuli Selatan H. Firmansyah Pasaribu menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji akbar bertujuan memberikan pemahaman, pengetahuan, serta praktik pelaksanaan ibadah haji dan umrah kepada seluruh calon jemaah.

Jumlah peserta manasik sebanyak 130 orang, terdiri dari 40 jemaah laki-laki dan 90 jemaah perempuan, serta didampingi enam petugas haji.

Adapun petugas yang menyertai yakni Ketua Kloter Rahmadsyah Harahap, Pembimbing Ibadah H. Anwar Budi Nasution, Dokter Rusydy Saleh Siregar, Paramedis Listianti Siregar, serta TPHD Erry Zulkifli Siregar dan Nikmat Fauzi Lubis, bersama Pembimbing Ibadah Haji KBIHU Hamdan Syukri Siregar.

Jemaah haji Tapanuli Selatan nantinya akan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5/KNO Embarkasi Medan bersama jemaah asal Kota Medan dari KBIHU Multazam Asy Syafii, An Nida’u, dan Alhamidu. Para jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 26 April 2026 pukul 06.00 WIB.

Jemaah termuda tercatat atas nama Adzra Salsabila Binti Abdul Latif (18 tahun 8 bulan) asal Wek II Kecamatan Batangtoru, sedangkan jemaah tertua yakni Monto Siregar Binti Juhari (82 tahun 6 bulan) asal Desa Tapus Kecamatan Sipirok.

Pembimbing dan narasumber dalam kegiatan manasik Akbar tersebut antara lain H. Firmansyah Pasaribu, H. Anwar Budi Nasution, H.Soleman Harahap, H. Mansur Siregar, serta Ustadz H. Arpan Marwazy Gultom.

Mewakili IPHI Kabupaten Tapanuli Selatan, H. Arpan Marwazy Gultom menyampaikan harapan agar seluruh jemaah membawa pulang predikat haji dan hajjah yang mabrur. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan atas perhatian dan dukungan kepada seluruh jemaah haji Tapsel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Asisten I Hamdan Zen, Staf Ahli Bupati Ibnussalam, Kasatpol PP Joni Gumansi, Plt Kadis Perhubungan AM. Fadhil Harahap, Kabag Kesra, unsur MUI Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Ketua IPHI Tapanuli Selatan Soleman Harahap.

Artikel Terkait

Halal Bi Halal TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Tapsel Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan
Halal Bi Halal TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Tapsel Per...

14 Apr 2026

Baca Selengkapnya
15 Tahun Menunggu, Desa Lantosan Rogas Jadi Tuan Rumah Pengajian Akbar Bulanan Pemkab Tapsel dan BKMT Kasih Ibu
15 Tahun Menunggu, Desa Lantosan Rogas Jadi Tuan Rumah Penga...

13 Apr 2026

Baca Selengkapnya
Hadiri FGD BPK RI, Bupati Tapsel Optimistis Pertahankan Opini WTP LKPD 2025
Hadiri FGD BPK RI, Bupati Tapsel Optimistis Pertahankan Opin...

13 Apr 2026

Baca Selengkapnya