Dinkes Paluta Upayakan Damai
Soal CPNS Jambak CPNS PALUTA-METRO; Dinas Kesehatan dan Sosial Kabupaten Padang Lawas Utara
(Paluta ) terus melakukan upaya damai secara kekeluargaan, terkait
kasus penganiayaan yang terjadi antara calon pegawai negeri sipil
(CPNS) yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Purba Bangun,
Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, yakni Lansri Murni
Pohan dan Siti Fatima Siregar SFS (28), Kamis (22/7) lalu. "Permasalahan yang terjadi antara Lansri dengan Siti lagi diupayakan
damai secara kekeluargaan. Kita sudah memanggil kedua belah pihak untuk
duduk bersama untuk membicarakan persoalan yang terjadi," kata Kadis
Kesehatan dan Sosial Paluta H Mara Bintang Harahap SKM Msc, kepada
METRO, Selasa (27/7). Kadis menambahkan, kejadian yang terjadi antara
Lansri dan Siti tersebut menjadi pengalaman berharga bagi seluruh
pegawai di lingkungan dinas kesehatan, khususnya dan umumnya pegawai di
Paluta. "Kejadian ini sebaiknya dijadikan pengalaman dan
evalusi yang berharga untuk seluruh pegawai di lingkungan Dinas
Kesehatan dan Sosial, khususnya dan umumnya pegawai Paluta, diharapkan
kejadian tidak terulang lagi," sebut kadis. Sementara Lansri Murni Pohan yang dihubungi terkait masalahnya
menuturkan dengan adanya kejadian tersebut dirinya trauma untuk bekerja
ke kantor pustu. "Sejak kejadian tersebut, saya trauma dan takut ke
pustu," tambahnya. (thg)
