Warga bersyukur punya pemimpin Ongku P Hasibuan
AEK
BILAH - merupakan daerah kecamatan paling terpencil dan tertinggal di
Kab.Tapanuli Selatan. Sejak zaman kemerdekaan, belum satu millimeter
pun jalan di daerah itu disentuh aspal. Antara 42 desa di daerah itu
dipisahkan hutan, kebun, jurang, dan Bukit Barisan.
Tapi setelah 60 tahun Indonesia merdeka dan 55 tahun usia Kab.Tapsel,
daerah itu dan daerah terpencil lainnya mulai mendapat 'berkah'. Yakni
setelah Ongku P Hasibuan dan Aldinz Rapolo yang peduli rakyat dan
'hobbi' turun ke desa terpilih sebagai bupati dan wakil bupati.
Kec.Aek Bilah beribukota di Biru, pertama kali dikunjungi pemimpin
daerah setingkat bupati pada 2006. Sejak itu, daerah ini mulai mendapat
porsi pembanguan lebih tinggi dibanding kecamatan lain yang selama ini
selalu diutamakan lebih banyak porsi pembangunannya.
Banyak inspirasi pembangunan yang kemudian diterapkan Pemkab Tapsel
sebagai grand strategi pembangunan daerah ke depan. Semua itu diperoleh
berkat hasil kunjungan berulangkali bupati bersama wakil, Ketua TP PKK,
Muspida Plus, dan lembaga lainnya ke daerah itu.
Adapun beberapa inspirasi yang kemudian berubah menjadi grand startegi
itu, seperti sistem pembangunan dengan pola kesetaraan dan berbasis
kerakyatan, Gerakan Tapsel Membaca, dan perlunya dibuat istansi khusus
mengurusi masalah energi listrik.
(eln/ann)
