headerphoto

Warga bersyukur punya pemimpin Ongku P Hasibuan

Senin, 30 Maret 2009 15:04:14 - oleh : gengbeng

AEK BILAH - merupakan daerah kecamatan paling terpencil dan tertinggal di Kab.Tapanuli Selatan. Sejak zaman kemerdekaan, belum satu millimeter pun jalan di daerah itu disentuh aspal. Antara 42 desa di daerah itu dipisahkan hutan, kebun, jurang, dan Bukit Barisan.

Tapi setelah 60 tahun Indonesia merdeka dan 55 tahun usia Kab.Tapsel, daerah itu dan daerah terpencil lainnya mulai mendapat 'berkah'. Yakni setelah Ongku P Hasibuan dan Aldinz Rapolo yang peduli rakyat dan 'hobbi' turun ke desa terpilih sebagai bupati dan wakil bupati.

Kec.Aek Bilah beribukota di Biru, pertama kali dikunjungi pemimpin daerah setingkat bupati pada 2006. Sejak itu, daerah ini mulai mendapat porsi pembanguan lebih tinggi dibanding kecamatan lain yang selama ini selalu diutamakan lebih banyak porsi pembangunannya.

Banyak inspirasi pembangunan yang kemudian diterapkan Pemkab Tapsel sebagai grand strategi pembangunan daerah ke depan. Semua itu diperoleh berkat hasil kunjungan berulangkali bupati bersama wakil, Ketua TP PKK, Muspida Plus, dan lembaga lainnya ke daerah itu.

Adapun beberapa inspirasi yang kemudian berubah menjadi grand startegi itu, seperti sistem pembangunan dengan pola kesetaraan dan berbasis kerakyatan, Gerakan Tapsel Membaca, dan perlunya dibuat istansi khusus mengurusi masalah energi listrik.
(eln/ann)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Tapsel, Padangsidimpuan, Madina, Palas dan Paluta" Lainnya